Skip to main content

Mungkin bukan buatku, Bersabarlah...

Menyenangkan dan membanggakan, itu yang pertama kali terbesit di pikiranku, ketika kuw mendapat pekerjaan menjadi seorang pegawai pajak.

Namun entah kenapa setelah 4 bulan aku bekerja, aku merasa kurang nyaman disini(kantorkuw). Niatku sebelum aku berangkat ke kantor adalah berkerja, namun ternyata???? hampir setiap waktu aku menganggur, hanya sedikit sekali pekerjaan yang aku terima, terlalu sedikit dan tak seharusnya aku mendapat uang gaji sebesar itu.

Kuw ingin mengabdi dan diakui bahwa aku berguna bagi kantor dan instansi, tapi....

Apa mungkin kantor pusat menempatkanku dengan mata tertutup? tak melihat berapa sebenarnya pegawai yang dibutuhkan di kantor tersebut. Ironis....

Kuw cuma bisa menangis batin... melihat kesuksesan teman2 yang lain, yang benar2 bisa menerapkan apa yang telah ia dapat dari kuliah kepada pekerjaannya....

Semoga apa yang terjadi pada aku, ga terjadi pada adik2 kelasku kelak....

Tentang masalahku ini.... biarkanlah waktu yang menjawab....

Comments

Popular posts from this blog

Gathering LoL ke 3

Gathering Guild Game Online Ragnarok Online Guild : Legend of Light Server : Rebirth Idro Lokasi : Margo City Mall, Depok Tanggal : 2011

Flashback 1 Dekade

Bismillah “Bukanlah lingkungan yang membentuk Anda, namun cara Anda bereaksi pada lingkungan yang membentuk Anda.” – Anne Ortlund Tak terasa sudah hampir 10 Tahun (2008-2017) saya menjalani profesi sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak, sebuah institusi yang amat krusial sebagai tulang punggung keuangan negara (lebih dari 75% APBN dipungut dari pajak). Saya berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah. Sebuah kota di sebelah barat Provinsi Jawa Tengah. Anak dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai PNS, Ayah seorang Guru SMP dan Ibu PNS Pemkab Purbalingga. Saya sebelumnya bersekolah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Program Diploma I Spesialisasi Administrasi Perpajakan. Dimana tempat kuliahnya di Balai Diklat Keuangan III Yogyakarta di Kalasan, Sleman. Setelah kuliah, saya magang di KPP Pratama Wonosari, berlokasi di Jl. Ringroad Utara, Yogyakarta. Saya magang di Sub Bagian Umum dan Seksi Pelayanan. Setelah kurang lebih 1 Tahun menjalani proses magang di K...

Kuala Kapuas, Kota Air di Ujung Tenggara Kalimantan Tengah

Tanggal 28 November yang lalu, Setelah 8 Tahun berkerja di KPP Pratama Pangkalan Bun akhirnya saya dipindahkan di unit kerja KP2KP Kuala Kapuas dibawah naungan KPP Pratama Palangka Raya. Kuala Kapuas, sebuah kota kecil sebagai kota satelit bagi Banjarmasin karena lokasinya yang hanya ditempuh kurang lebih 1 jam dari Banjarmasin. Kota ini meskipun masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Tengah namun secara geografis, lebih dekat ke Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan dibanding ke Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Penduduk asli di Kabupaten Kapuas adalah suku bangsa  Dayak Ngaju , yang terdiri dari dua suku, yaitu uluh Kapuas – Kahayan yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hilir dan tengah, dan uluh  Ots Danum  yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hulu. Penyebaran penduduk di sepanjang tepian sungai tersebut, tidak dapat diperkirakan ruang dan waktunya secara tepat, karena tidak adanya peninggalan yan...