Skip to main content

Hubungan Kami memang "Unik"

Pangkalan Bun
01 Februari 2009



Banyak ku melihat hubungan sepasang manusia yang memadu kasih,,, ato kebanyakan orang menyebutnya sebagai "berpacaran".
Seperti teman-temanku yang lain yang memiliki pacar, aku pun begitu,,,
Tapi hubungan kami ini tergolong unik,,,,

Hubungan kami tergolong dalam hubungan jarak jauh atau yang sering disebut long distance love,,,

Kebanyakan teman-teman yang seangkatan aku di STAN yang penempatan di luar jawa menjalankan hubungan tersebut,,,

Menjalani hubungan jarak jauh memang tidak mudah,,,, hanya berlandaskan kepercayaan dan kesetiaan serta komitmen untuk terus berkomunikasi,,,

Sehubungan dengan hal itu hubungan kami tergolong unik,,,, kami menjalani hubungan ini tanpa merasakan khawatir terhadap pasangannya, semua berjalan baik-baik saja, kami tidak rewel/terlalu memikirkan hal tersebut,,,,

Pernah aku tanya ke dia ketika aku pulang ke kampung halaman, apakah dia masih cinta, dia jawab tentu saja,,, lalu aku bertanya mengapa dia tak khawatir kepadaku kalau-kalau aku berpaling darinya,,,,

Dengan lembut ia berkata "aku percaya mas orangnya ga bakal macam-macam"

Aku cuma bisa diam,,, setenang malam ketika kami berdialog di rumah makan sederhana itu,,,,

Dilihat dari hubungan ini,,, sebenarnya ialah yang paling banyak berbicara,,, aku sebagai sang pemulai hubungan ini lebih baik mengalah ketika ia mulai mengatakan sesuatu yang menjurus ke konflik,,,

Aku sayang dia melebihi para wanita lainnya,,, kuw ga begitu menuntut ia harus seperti pacar teman-temanku yang lain yang benar-benar membuatku sedikit iri,,,

Ia terlihat seperti menjalankan hubungan ini dengan tidak serius,,, namun aku paham,,, ini adalah kisah cinta pertamanya,,,,

Sebelumnya ia pernah bercerita tentang hubungan-hubungannya dengan pria-pria lain,,, yang ternyata tak dapat bertahan lama,,,,

Dia juga pernah berkata bahwa sebenarnya dulu ia sempat membenciku ketika di SMA,,, namun entah mengapa sekarang semua menjadi terbalik,,,,

Mungkin jika ia jodohku kelak,,, aku harap ia paham tentang keadaanku sekarang,,, semoga ia mau aku bawa pergi melintasi nusantara seperti para istri teman temanku kelak,,,,

Hingga saat ini,,,, aku hanya bisa menjalani hubungan ini,,,, sesuai keadaan,,,,

Comments

Unknown said…
yup memang susah menjalin hubungan jarak jauh (termasuk ayik yang jadi korban long distance), tapi itu semua tergantung dari individu masing2, kalau bisa saling percaya & menjaga komitmen insyaAlloh semua akan baik2 saja.

yang sabar sobatku...
emak said…
hmm..
sapa thu cewny??
nak pbg jg??
kq ak gak diajak makan2??
hendra prasetyo said…
aslinya mana mas..??

crita dikit..saya kbetulan asli trenggalek...penempatan pertama di kediri, pas mau nikah akhir 2007 saya dipindah ke tulungagung, pas dah nikah 2 bulan saya dinotadinaskan ke KP2KP trenggalek...
kesimpulannya..sampean cepet nikah aja, barangkali sapa tau setelah nikah dapet rejeki pindah ke jawa..
Afit Setiadi said…
Dia juga pernah berkata bahwa sebenarnya dulu ia sempat membenciku ketika di SMA,,, namun entah mengapa sekarang semua menjadi terbalik,,,,

=)
nggak jauh beda Pak sama saya, cuman nggak ada kata benci diantara kami. semuanya ituh kayak roda atuh, berputar pada porosnyah, di atas ketika di atas, dibawah kalo memang seharusnya di bawah, tapi ntar gantian juga atuh.. semuanya merasakan :D
Ceritanya menarik ndan sedikit menyentuh...!
Thanks for your comment in arsyil.blogspot.com
Salam kenal juga.
Boleh tau kerja di dinas apa?
Saya sekarang malah di jawa tengah di Semarang, lagi kuliah di undip semarang ngambil statistika.

Ohya, kenapa gak dilamar aja sekarng tuh dia? ^_^
Si cewek yang ada di postingan ituh maksudnya. Kan masih love tuh dia daripada keduluan orang..

Popular posts from this blog

Gathering LoL ke 3

Gathering Guild Game Online Ragnarok Online Guild : Legend of Light Server : Rebirth Idro Lokasi : Margo City Mall, Depok Tanggal : 2011

Flashback 1 Dekade

Bismillah “Bukanlah lingkungan yang membentuk Anda, namun cara Anda bereaksi pada lingkungan yang membentuk Anda.” – Anne Ortlund Tak terasa sudah hampir 10 Tahun (2008-2017) saya menjalani profesi sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak, sebuah institusi yang amat krusial sebagai tulang punggung keuangan negara (lebih dari 75% APBN dipungut dari pajak). Saya berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah. Sebuah kota di sebelah barat Provinsi Jawa Tengah. Anak dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai PNS, Ayah seorang Guru SMP dan Ibu PNS Pemkab Purbalingga. Saya sebelumnya bersekolah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Program Diploma I Spesialisasi Administrasi Perpajakan. Dimana tempat kuliahnya di Balai Diklat Keuangan III Yogyakarta di Kalasan, Sleman. Setelah kuliah, saya magang di KPP Pratama Wonosari, berlokasi di Jl. Ringroad Utara, Yogyakarta. Saya magang di Sub Bagian Umum dan Seksi Pelayanan. Setelah kurang lebih 1 Tahun menjalani proses magang di K...

Kuala Kapuas, Kota Air di Ujung Tenggara Kalimantan Tengah

Tanggal 28 November yang lalu, Setelah 8 Tahun berkerja di KPP Pratama Pangkalan Bun akhirnya saya dipindahkan di unit kerja KP2KP Kuala Kapuas dibawah naungan KPP Pratama Palangka Raya. Kuala Kapuas, sebuah kota kecil sebagai kota satelit bagi Banjarmasin karena lokasinya yang hanya ditempuh kurang lebih 1 jam dari Banjarmasin. Kota ini meskipun masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Tengah namun secara geografis, lebih dekat ke Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan dibanding ke Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Penduduk asli di Kabupaten Kapuas adalah suku bangsa  Dayak Ngaju , yang terdiri dari dua suku, yaitu uluh Kapuas – Kahayan yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hilir dan tengah, dan uluh  Ots Danum  yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hulu. Penyebaran penduduk di sepanjang tepian sungai tersebut, tidak dapat diperkirakan ruang dan waktunya secara tepat, karena tidak adanya peninggalan yan...