Skip to main content

Penerimaan STAN

Pangkalan Bun
25 Juni 2009



Dear Bloger,
Dah lama ga ngeblog gara2 sibuk ma kerjaan,, apalagi tanggal deadline perekaman spt tahunan dah mulai dekat,,,

disela-sela kesibukanku ini ternyata ada kabar bahwa STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara)sebuah Perguruan Tinggi Kedinasan dibawah naungan Departemen Keuangan RI yang mana lulusannya akan menjadi birokrat muda Depkeu, untuk tahun ajaran 2009 ini membuka pendaftaran,,,

Sekilas teringat tentang masa lampau, ketika selepas mendapatkan SKHUN sebagai Ijazah sementara, dengan nilai yang lumayan,,, bersama dengan Alfian, sobatku SMA kami mendaftarkan diri ke Balai Diklat Keuangan III Yogyakarta sebagai satu2nya tempat pendaftaran di Jawa Tengah pada saat itu,,, STAN menjadi tempat kuliah favorit di SMAku,,, hampir tiap tahun sebagian besar Siswa kelas III mendaftarakan diri,,,

3 Jam kami mengantri untuk mendaftar,, ada sekitar 18.000 pendaftar di Jogja, sedangkan total 118.000 pendaftar di seluruh Indonesia yang ujung2nya kami mengetahui bahwa hanya 2.538 orang yang diterima atau 47 orang memperebutkan 1 kursi.

Dari 6 Program Diploma, aku memilih Program Diploma 1 Keuangan jurusan Administrasi Perpajakan, dikarenakan jurusan lain aku rasa terlalu asing namanya,,,

Aku memilih D1 karena hanya 1 Tahun kuliah, namu aku juga pesimis akan berhasil menembus Ujian Saringan Masuk (USM STAN) melihat banyaknya pendaftar dengan nilai rata2 diatas 7,,,

Malam sebelum ujian kuw hanya berdoa diberikan hasil yang terbaik dan belajar secukupnya saja aga tidak kecapean dikarenakan kondisi badan harus fit ketika ujian,,,

Tempat ujian stan yang menjadi tempatku adalah UCY (Universitas Cokroaminoto Yogyakarta) dengan kondisi gedung yang cukup memprihatinkan dikarenakan peristiwa gempa bumi di Yogyakarta silam,,,

Sehabis ujian hanya doa dan berdoa,,,
Sementara menunggu hasil ujian aku menjalani OSPEK di UNNES (Universitas Negeri Semarang) karena sebelumnya aku sudah diterima di UNNES dengan Jurusan S1 Pendidikan Bahasa Inggris,,,

Euphoria OSPEK UNNES telah menghapus sebagian besar keinginanku untuk di terima di STAN,,,

Dan saat pengumuman itu pun tiba,,, tepat pada saat penutupan OSPEK sebuah SMS masuk,,,

malam harinya setelah berpisah dengan teman2,, aku kabur,,,, meninggalkan segala macam yang berhubungan dengan Kemahasiswaan dan dengan rasa gembira memasuki gerbang kampus baruku "STAN Yogyakarta (BDK III Yogyakarta)" dengan jurusan D1 Adm. Perpajakan,,,, Alhamdulilah,,,,

Comments

Anonymous said…
Mengharukan sekali mas harus merelakan UNNES. Ternyata ada kompetensi di b.inggris toh...
Sekarang nih UNNES malah coba nya ingin UNDIP loh..
Jadi nyesal nih dulu gak kepikiran masuk STAN atau STIS.
Tapi mau gmn lagi dah terlanjur di Statistika UNDIP. Sayang udah 1 thn.
Gpp lah disini saya gak kmn2. Insyaallah.
Yah saya doakan semoga pbun byk yg keterima STAN.. amien
-=Pradzt=- said…
Dulu saya bercita-cita menjadi Diplomat, tp pas SMA pengin jadi Guru,,, jadi ambil Jurusan Pendidikan,,, kebetulan saya lumayan di Bidang Bahasa Inggris, dan UNNES menyediakan jurusan tersebut dengan akreditasi yang bagus,,,

STAN tuw seperti gambling bagi saya,,, diterima atau tidak ga masalah,,,

Tp ya Alhamdulilah takdir saya diterima,,,

Ya semoga banyak anak2 P. Bun yang diterima, sehingga Putra Daerah mampu menjadi agen penerimaan APBN untuk wilayah Kobar dan sekitarnya,,,, amin,,,,
Ririn Widiya said…
Wah eman2 UNNESnya dilepas. padahal yang pengin masuk sana banyak bgt. Apalagi B.Inggrisnya Akreditasinya A.
Tapi ya mau g mau harus milih, Tetap Semangat aja ya?

Popular posts from this blog

Gathering LoL ke 3

Gathering Guild Game Online Ragnarok Online Guild : Legend of Light Server : Rebirth Idro Lokasi : Margo City Mall, Depok Tanggal : 2011

Flashback 1 Dekade

Bismillah “Bukanlah lingkungan yang membentuk Anda, namun cara Anda bereaksi pada lingkungan yang membentuk Anda.” – Anne Ortlund Tak terasa sudah hampir 10 Tahun (2008-2017) saya menjalani profesi sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak, sebuah institusi yang amat krusial sebagai tulang punggung keuangan negara (lebih dari 75% APBN dipungut dari pajak). Saya berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah. Sebuah kota di sebelah barat Provinsi Jawa Tengah. Anak dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai PNS, Ayah seorang Guru SMP dan Ibu PNS Pemkab Purbalingga. Saya sebelumnya bersekolah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Program Diploma I Spesialisasi Administrasi Perpajakan. Dimana tempat kuliahnya di Balai Diklat Keuangan III Yogyakarta di Kalasan, Sleman. Setelah kuliah, saya magang di KPP Pratama Wonosari, berlokasi di Jl. Ringroad Utara, Yogyakarta. Saya magang di Sub Bagian Umum dan Seksi Pelayanan. Setelah kurang lebih 1 Tahun menjalani proses magang di K...

Kuala Kapuas, Kota Air di Ujung Tenggara Kalimantan Tengah

Tanggal 28 November yang lalu, Setelah 8 Tahun berkerja di KPP Pratama Pangkalan Bun akhirnya saya dipindahkan di unit kerja KP2KP Kuala Kapuas dibawah naungan KPP Pratama Palangka Raya. Kuala Kapuas, sebuah kota kecil sebagai kota satelit bagi Banjarmasin karena lokasinya yang hanya ditempuh kurang lebih 1 jam dari Banjarmasin. Kota ini meskipun masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Tengah namun secara geografis, lebih dekat ke Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan dibanding ke Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Penduduk asli di Kabupaten Kapuas adalah suku bangsa  Dayak Ngaju , yang terdiri dari dua suku, yaitu uluh Kapuas – Kahayan yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hilir dan tengah, dan uluh  Ots Danum  yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hulu. Penyebaran penduduk di sepanjang tepian sungai tersebut, tidak dapat diperkirakan ruang dan waktunya secara tepat, karena tidak adanya peninggalan yan...