Skip to main content

Modemku sayang, akses internet 24 jam non stop,,, he3x,,,

Pangkalan Bun
28 Juli 2009



Dear Blogger,,
Setelah lama tak blogging he3x,,,
Akhirnya ngeblog juga,,, bedanya klo tiap kali aku ngeblog pake wifi kantor,,, sekarang pake modem,,, yak,,,

Modemnya mirip flash disk,,, dengan spesifikasi HSDPA,,,
Mereknya Option 225, harganya 600rb (denger2 dah turun ke 570rb)

Yang bikin istimewa tuh bukan modem,,, tetapi kartu yang ngisi modem,,,
"Telkomsel Flash Unlimited Corporate" he3x

Kenapa istimewa? ya karena "unlimitednya"
Ngenet sepuas-puasnya, tanpa ada batasan kuota dan time based,,,
cuman katanya klo dah 2 giga pemakaian,,, kecepatanya jadi turun,,,
tapi ga masalah bwt ku he3x,,,

Dengan modem mungil itu bisa browsing bahkan main game online di manapun,,, cuma klo di daerah2 pedalaman hanya sebatas GPRS aja yg aktif,,, jadi ngenet ga begitu cepat apalagi game online,,,

Game online yang dimainkan tuh Ragnarok Online,,, game yang cukup terkenal dari sejak tahun 2003,, he3

Mantep dah,,,
Klo temen-temen pengin langganan yang seperti aku pake (Telkomsel Flash Unlimited Corporate) ada syaratnya,,,
Pertama kudu pake Kartu Halo,,, trus yang paling penting dah kerja,,, kenapa gitu? soalnya produk dari Telkomsel ini mengharuskan Foto Kopi Name Tag Pegawai,,, namanya aja corporate,,,

ga mesti dari Negeri, Swasta juga bisa,,,, jadi buat temen-temen yg masih sekolah/kuliah kudu bersabar,,, sementara bisa pake yang Based on Time/Quota.

Comments

Oh ini ya modem yg diomongin tuh.
Modemnya keren..
Seandainya aku punya...
Gak perlu ngent ke kampus lagi donk... Hehehe.
Kalau yg buat mahasiswa pake waktu/ kuota ya mas?
Seru yg unlimited...\
Wekeke..
-=Pradzt=- said…
ha3x,,, jgn berandai2,,, semakin hari semakin murah koq,, sekarang dah 500rb,,, dulu aku beli 600rb,,,

hahahay,,, bisa aja pake yg ulimited,, minta keluarga yg berkerja aja yg ndaftarkan,,
admin said…
walah... salam kenal mas... ane juga pengen beli tuh tflas,, tapi bagus gak yah ?? denger denger...jelek gituuhh...

two thumbs for you .. !
____________________________________________________
we are not only blogreading but we share about it..

Rumah Idaman VS Rumah Impian

met malem dan meet bobok
salam cinta dan damai..
hepy weekend !!!

Popular posts from this blog

Gathering LoL ke 3

Gathering Guild Game Online Ragnarok Online Guild : Legend of Light Server : Rebirth Idro Lokasi : Margo City Mall, Depok Tanggal : 2011

Flashback 1 Dekade

Bismillah “Bukanlah lingkungan yang membentuk Anda, namun cara Anda bereaksi pada lingkungan yang membentuk Anda.” – Anne Ortlund Tak terasa sudah hampir 10 Tahun (2008-2017) saya menjalani profesi sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak, sebuah institusi yang amat krusial sebagai tulang punggung keuangan negara (lebih dari 75% APBN dipungut dari pajak). Saya berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah. Sebuah kota di sebelah barat Provinsi Jawa Tengah. Anak dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai PNS, Ayah seorang Guru SMP dan Ibu PNS Pemkab Purbalingga. Saya sebelumnya bersekolah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Program Diploma I Spesialisasi Administrasi Perpajakan. Dimana tempat kuliahnya di Balai Diklat Keuangan III Yogyakarta di Kalasan, Sleman. Setelah kuliah, saya magang di KPP Pratama Wonosari, berlokasi di Jl. Ringroad Utara, Yogyakarta. Saya magang di Sub Bagian Umum dan Seksi Pelayanan. Setelah kurang lebih 1 Tahun menjalani proses magang di K...

Kuala Kapuas, Kota Air di Ujung Tenggara Kalimantan Tengah

Tanggal 28 November yang lalu, Setelah 8 Tahun berkerja di KPP Pratama Pangkalan Bun akhirnya saya dipindahkan di unit kerja KP2KP Kuala Kapuas dibawah naungan KPP Pratama Palangka Raya. Kuala Kapuas, sebuah kota kecil sebagai kota satelit bagi Banjarmasin karena lokasinya yang hanya ditempuh kurang lebih 1 jam dari Banjarmasin. Kota ini meskipun masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Tengah namun secara geografis, lebih dekat ke Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan dibanding ke Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Penduduk asli di Kabupaten Kapuas adalah suku bangsa  Dayak Ngaju , yang terdiri dari dua suku, yaitu uluh Kapuas – Kahayan yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hilir dan tengah, dan uluh  Ots Danum  yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hulu. Penyebaran penduduk di sepanjang tepian sungai tersebut, tidak dapat diperkirakan ruang dan waktunya secara tepat, karena tidak adanya peninggalan yan...