Skip to main content

Tak Perlu Mengeluh,,,

Pangkalan Bun
11 Oktober 2009



Dear Blogger,
Sebentar lagi 1 Tahun aku di Pangkalan Bun, dan 2 Tahun aku di Kalimantan ^_^
Tak terasa waktu berlalu begitu cepat,,, yang teringat hanyalah ketika aku mulai menjejakan kaki ke tanah kalimantan di Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah setahun silam,,,

Kini aku telah menjadi individu yang harus mandiri, dengan penghasilan sendiri harus mampu mengatur hidup,,, menjaga diri,,, dan berdiri sendiri,,,

Terlanjur basah penempatan di luar jawa membuatku tak masalah lagi penempatan dimanapun (kecuali Indonesia Timur),,,

Sebenarnya cukup nyaman tinggal di Pangkalan Bun, cocok untuk memulai hidup dikarenakan suasananya yang masih baru,,, Tanah masih murah, Rumah juga,,, masyarakat yang ramah,,,

Namun masih besar keinginanku untuk kembali berkumpul bersama keluarga di jawa,,, dan juga kekasihku yang dengan setia menunggu kepulanganku,,,

Allah tidak akan mengubah takdir manusia, bila manusia itu tidak berusaha mengubah takdirnya,,,

Comments

Anonymous said…
Haha betul juga ya tanah masih murah..
Saran saya sih... ananti abis meminang dambaan hatinya itu, trus kembali ke pbun...
hehehehe.
Anonymous said…
ya betul memang,
kita harus semangat menghadapi hidup ini,
pantang menyerah dan tak perlu mengeluh,
semangat kawand.

Popular posts from this blog

Gathering LoL ke 3

Gathering Guild Game Online Ragnarok Online Guild : Legend of Light Server : Rebirth Idro Lokasi : Margo City Mall, Depok Tanggal : 2011

Flashback 1 Dekade

Bismillah “Bukanlah lingkungan yang membentuk Anda, namun cara Anda bereaksi pada lingkungan yang membentuk Anda.” – Anne Ortlund Tak terasa sudah hampir 10 Tahun (2008-2017) saya menjalani profesi sebagai pegawai Direktorat Jenderal Pajak, sebuah institusi yang amat krusial sebagai tulang punggung keuangan negara (lebih dari 75% APBN dipungut dari pajak). Saya berasal dari Purbalingga, Jawa Tengah. Sebuah kota di sebelah barat Provinsi Jawa Tengah. Anak dari kedua orang tua yang berprofesi sebagai PNS, Ayah seorang Guru SMP dan Ibu PNS Pemkab Purbalingga. Saya sebelumnya bersekolah di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Program Diploma I Spesialisasi Administrasi Perpajakan. Dimana tempat kuliahnya di Balai Diklat Keuangan III Yogyakarta di Kalasan, Sleman. Setelah kuliah, saya magang di KPP Pratama Wonosari, berlokasi di Jl. Ringroad Utara, Yogyakarta. Saya magang di Sub Bagian Umum dan Seksi Pelayanan. Setelah kurang lebih 1 Tahun menjalani proses magang di K...

Kuala Kapuas, Kota Air di Ujung Tenggara Kalimantan Tengah

Tanggal 28 November yang lalu, Setelah 8 Tahun berkerja di KPP Pratama Pangkalan Bun akhirnya saya dipindahkan di unit kerja KP2KP Kuala Kapuas dibawah naungan KPP Pratama Palangka Raya. Kuala Kapuas, sebuah kota kecil sebagai kota satelit bagi Banjarmasin karena lokasinya yang hanya ditempuh kurang lebih 1 jam dari Banjarmasin. Kota ini meskipun masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Tengah namun secara geografis, lebih dekat ke Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan dibanding ke Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Penduduk asli di Kabupaten Kapuas adalah suku bangsa  Dayak Ngaju , yang terdiri dari dua suku, yaitu uluh Kapuas – Kahayan yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hilir dan tengah, dan uluh  Ots Danum  yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hulu. Penyebaran penduduk di sepanjang tepian sungai tersebut, tidak dapat diperkirakan ruang dan waktunya secara tepat, karena tidak adanya peninggalan yan...