Skip to main content

Our Engagement 31-1-13

Bismilah,
Ya Allah...Ya Rabbil Izzaty . . . .
Seandainya telah Engkau catatkan dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Sekalipun pandangan kami terbiaskan oleh jarak
Berikanlah penerangan pada ikatan batin kami
Hingga pada akhir penantian kami untuk menyatukan hati kami,
 membetuk Keluarga Sakinah, Mawaddah dan Warohmah.
(Pradhana Wiku Radya 31-1-2013)


Syukur Alhamdulilah senantiasa kami ucapkan, karena pada hari ini 31 Januari 2013.
Saya bersama pujaan hati saya melangsungkan acara Triologi Pra Nikah (istilah yang saya buat sendiri) yakni Perkenalan, Pertunangan dan Pelamaran.
Acara berlangsung dimulai dari pukul 20.00 WIB bertempat di kediaman calon istri di Desa Toyareka, Kec. Kemangkon, Purbalingga.
Berangkat dari rumah saya di Perumnas Karangmanyar, Kec. Kalimanah, Purbalingga pukul 19.30 WIB.

                                          (Ibu (kiri) terlihat sumringah menghadiri lamaran saya)

                                               (Berfoto bersama saudara sebelum berangkat)

Sesampainya ditempat, kami semua berjabat tangan dengan pihak keluarga calon istri. Dan setelah semua hadir, acarapun dimulai.

Diawali dari pihak calon istri memperkenalkan satu-satu anggota keluarganya. Lalu giliran kami memperkenalkan anggota keluarga.

Tibalah saat inti acara yakni Pertunangan dan Lamaran.


(Cincin Pertunangan)

Kami berdua mempersiapkan cincin pertunangan 2 hari sebelumnya, berbahan dasar Platina dan Paladium dengan kadar 2 gram dihiasi 1 mata berlian dan ukiran sederhana.

(Acara "Nembung" atau Lamaran)
(Pemasangan Cincin)

(Komitmen Kami untuk Bertunangan)
(Foto Bersama)

Cincin telah kami lingkarkan bersama, tinggal menunggu waktu untuk kami dapat melangsungkan pernikahan. Barokallah...

Comments

Popular posts from this blog

Ajari Aku Cinta,,,

Pangkalan Bun 30 Juni 2009 Ajari aku cinta, mengapa aku sendiri yang telah berpacaran malah tidak mengerti arti cinta,,, Yang ada adalah Kekosongan hati yang belum dimiliki,,, belum terisi oleh cinta,,, Aku belum bisa memberikan cinta,,,, hanya kebaikan dan rasa sayang yang telah kuberi,,, Ajari aku cinta, Kekasihku bahkan merasa tidak pantas dirinya untuk diriku,,,, Aku terlalu baik baginya,,,, Ajari aku cinta, Apakah yang harus aku perbuat? memang berat baginya menjalani hubungan ini,,, Menjalani hubungan jarak jauh,,,, dengan komunikasi yang amat minim,,,, Ajari aku cinta,,,, wahai yang mengetahui,,,, Cintaku di ujung tanduk,,,

Kuala Kapuas, Kota Air di Ujung Tenggara Kalimantan Tengah

Tanggal 28 November yang lalu, Setelah 8 Tahun berkerja di KPP Pratama Pangkalan Bun akhirnya saya dipindahkan di unit kerja KP2KP Kuala Kapuas dibawah naungan KPP Pratama Palangka Raya. Kuala Kapuas, sebuah kota kecil sebagai kota satelit bagi Banjarmasin karena lokasinya yang hanya ditempuh kurang lebih 1 jam dari Banjarmasin. Kota ini meskipun masuk ke wilayah Provinsi Kalimantan Tengah namun secara geografis, lebih dekat ke Ibukota Provinsi Kalimantan Selatan dibanding ke Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Penduduk asli di Kabupaten Kapuas adalah suku bangsa  Dayak Ngaju , yang terdiri dari dua suku, yaitu uluh Kapuas – Kahayan yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hilir dan tengah, dan uluh  Ots Danum  yang mendiami sepanjang tepian sungai Kapuas - Kahayan bagian hulu. Penyebaran penduduk di sepanjang tepian sungai tersebut, tidak dapat diperkirakan ruang dan waktunya secara tepat, karena tidak adanya peninggalan yan...

Hubungan Kami memang "Unik"

Pangkalan Bun 01 Februari 2009 Banyak ku melihat hubungan sepasang manusia yang memadu kasih,,, ato kebanyakan orang menyebutnya sebagai "berpacaran". Seperti teman-temanku yang lain yang memiliki pacar, aku pun begitu,,, Tapi hubungan kami ini tergolong unik,,,, Hubungan kami tergolong dalam hubungan jarak jauh atau yang sering disebut long distance love,,, Kebanyakan teman-teman yang seangkatan aku di STAN yang penempatan di luar jawa menjalankan hubungan tersebut,,, Menjalani hubungan jarak jauh memang tidak mudah,,,, hanya berlandaskan kepercayaan dan kesetiaan serta komitmen untuk terus berkomunikasi,,, Sehubungan dengan hal itu hubungan kami tergolong unik,,,, kami menjalani hubungan ini tanpa merasakan khawatir terhadap pasangannya, semua berjalan baik-baik saja, kami tidak rewel/terlalu memikirkan hal tersebut,,,, Pernah aku tanya ke dia ketika aku pulang ke kampung halaman, apakah dia masih cinta, dia jawab tentu saja,,, lalu aku bertanya mengapa dia tak khawatir kep...